“Pertemuan Dikota Yogyakarta (Kisah Cinta Di RSUP Dsarjito)”.

Oleh: Jumi, E. S.Th.I ( جو مي)

Assalamu’alaikum Warahamatullahi Wabarakatuh….

Bismillahirahmaniraahim…….

Alhmadulilah, hari ini Aku mau cerita, Aku ingin menulis apa yang pernah Aku lihat, Aku dengar dan Aku rasakan hal ini sudah cukup lama menjadi kenangan dalam lintasan pikiranku. Namun, sebelumnya maafkan Aku sudah lancang menuliskan kata-kata ini untukmu Ukhti.

Hari itu, Aku meninggalkan pulau Sumatera untuk sebuah penggapaian cita-cita, tepatnya di kota Yogyakarta. Perjalanan menuju kota itu banyak memberikan pembelajaranku tentang perjuangan, pengorbanan dalam menjalani kehidupan ini.

Hari itu adalah hari terakhirku di kota bengkoang yaitu kota Padang Aku pergi lagi-lagi dengan alasan pedidikan, Perjalanan ke Jogja sangat menyenangkan namun siapa menyangka bahkan diriku tak menyangka tentang sesuatu yang membuatku sulit untuk melupakannya dalam hidupku saat ini.

Hari terus berganti, Aku pun mulai merasakan indahnya suasana kota yogyakarta pada waktu itu, sesuatu keajaiban dan pertemuan yang telah di tentukan oleh Allah membuatku sangat bahagia berada dikota mendoan tersebut.

Saya memberi nama keajaiban itu dengan sebuah kalimat “Bertemu dan berpisah karena Allah” dari sinilah kisah cintaku berawal kepada seseorang Ukhti yang juga berasal dari pulau sumatera. Aku tak menyangka sedikitpun akan menjumpai orang yang sudah lama berada dalam hati kecilku di pulau jawa ini.

Satu hal yang membuat Aku yakin bahwa ia adalah jodoh yang di takdirkan oleh Allah untukku adalah pertama ketika di pulau sumatera (kota padang) kami jarang bertemu sehingga sungguh suatu mujizat dalam hidupku ketika Aku bertemu dengan orang yang sangat saya sayangi di pulau jawa ini, siapa yang menyangka pertemuan itu.

Sebelumnya Aku tidak tahu kalau Ukhti yang sangat Aku cintai dalam hidupku akan mengunjungi kota yogyakarta ternyata disini ia mengikuti proses studi dari kampusnya ke kota yogyakarta.

Setelah mengetahui ia mengunjungi kota yogyakarta kami berencana untuk bertemu dan pertemuan itu disepakati di Salah satu rumah sakit umum propinsi Dsarjito kota Yogyakarta.

Hari pertemuan itu pun datang, sekitar jam 09.00 WIB Aku berangkat sendirian dengan menggunan bus trans yogya karena saya tidak mengetahui dimana lokasi rumah sakit tersebut Aku sempat nyasar 3 kali namun berkat perjuangan Aku sampai juga di rumah sakit itu.

Sesampainya aku dirumah sakit melalui sms aku kirimkan berita keberadaanku terhadap ukhti itu, ia membalas bahwa ia akan menuju rumah sakit itu aku menunggu dan sarapan di kafe yang berada di rumah sakit tersebut.

Setelah itu, Ukhti tersebut sampai dirumah sakit dan langsung melakukan pertemuan dan melakukan kegiatan di rumah sakit dsarjito tersebut, alhasil kami gagal untuk bertemu karena schedulnya sudah diatur dan Aku menerima sms bahwa kami akan bertemu menjelang sore setelah kegiatannya selesai dilaksanakan.

Aku ikhlas menunggu untuk beberapa jam di rumah sakit tersebut sambil menikmati suasana yang ada di rumah sakit itu, di sepanjang perjalanan di sekitar lingkungan rumah sakit begitu banyak corak kehidupan.

Aku melihat pasien yang menderita suatu penyakit, melihat kesibukan para perawat, dokter dengan profesi mereka masing-masing, keluarga yang setia menunggu karib kerabatnya yang sedang menderita penyakit.

Yah, begitulah suasana rumah sakit, setelah mengelilingi lingkungan rumah sakit Aku berjalan menuju gerbang rumah sakit dan karena rumah sakit tersebut bersebelahan dengan kampus UGM Aku mnyempatkan diri berkeliling melihat  kampus itu.

Waktu untuk menunaikan ibadah dzuhur pun sudah masuk, Aku kembali ke dalam rumah sakit karena Aku hanya menemukan keberadaan masjid di sekitar daerah tersebut hanya berada di rumah sakit dsarjito tersebut.

Setelah menunaikan ibadah shalat dzuhur saya duduk di teras masjid rumah sakit itu dan Aku melihat ukhti beserta rombongannya telah usai melakukan kegiatan, saya  masih menunggu karena saya mengira bahwa mereka akan shalat dan makan siang setelah melakukan kegiatan mereka.

Waktu pun terus berlalu, tak lama kemudian terjadilah sesuatu musibah terhadap diriku. Aku tak menduga musibah ini akan menimpaku dikala sendirian demi menunggu kehadiran seseorang yang telah Aku nantikan.

Namun bagaimanapun itulah kenyataan hidup, Mau tidak mau harus kita terima dengan rasa syukur karena Allah lah yang memberikan segala sesuatu terhadap diri kita, selaku hamba Allah kita hanya bisa untuk bersabar dan berusaha untuk bangkit dari musibah itu.

Derita sungguh derita namun Aku masih tersenyum mungkin ini akan ada hikmahnya, saat itu aku pergi kepada pos keamanan yang berada disalah satu rumah sakit demi menyampaikan sesuatu yang telah terjadi terhadap diriku waktu itu.

Selama melengkapi data atas kejadian itu di pos keamanan rumah sakit, Aku melihat Ukhti yang telah aku tunggu-tunggu lewat tak jauh dari pos keamanan rumah sakit bersama teman-temannya yang lain saat itu aku kirimkan sms bahwa Aku melihatnya masuk keruangan jantung demi melihat-lihat fasilitas dan mengamati lingkungan rumah sakit.

Entah kenapa, ketika Aku hubungi nomornya tidak aktif begitupun dengan nomor sahabatnya, setelah Aku mengirimkan sms tak lama kemudian Aku menerima balasan sms dengan balasan Abang lagi dimana.

Aku pun membalas aku di pos keamanan dan dimana kita akan bertemu, sungguh Aku tak tahu kenapa dengan jaringan komunikasi saat itu, setelah mengisi beberapa administrasi di pos keamanan rumah sakit dsarjito tersebut Aku menuju kearah depan rumah sakit itu.

Kemudian sesuatu terjadi, sesuatu yang tak pernah Aku sangka-sangka akan seperti ini jadinya Aku menerima sms dari Ukhti itu bahwa ia sudah berada di atas mobil dan akan melanjutkan kegiatan kampusnya, Aku pun menuju arah parkiran mobil yang berada di dekat tower komunikasi saat itu.

Hancur sudah harapan untuk bertemu. sesampai Aku di depan parkiran rumah sakit yang Aku temukan hanya ketiadaan mobil mereka dilokasi itu. Aku sempat duduk dan membeli air minum untuk menenangkan kejadian yang barusan saya alami.

Setelah duduk, minum dan Aku mencuci wajahku dengan air tersebut Aku mulai menarik dua bibirku ke arah kiri dan kanan “ayo Ajoem senyum jangan sedih Allah bersamamu”.

Akhirnya, ketika duduk menikmati kesendirian Aku mendapatkan sms dari sahabat ukhti tersebut bahwa mereka sudah berangkat langkah kakiku terus melangkah perlahan-lahan.

Setelah itu, Aku menuju loket tempat menunggu mobil trans yogya dan membayar ongkosnya cukup lama juga berada dalam loket trans yogya karena mobil yang saya tunggu adalah mobil denga arah tujuan 2 B sudah 3 mobil yang lewat masih bertuliskan 2 A aku hanya terseyum lengkap sudah penderitaan ini.

Kemudian mobil 2B datang dan saya masuk dan sesampainya di kos, Saya kembali mengingat sampai akhirnya tertidur setelah itu saya menanyakan kepada sahabat Ukhti yang cukup dekat dengan saya (Elizabeth namanya) pada Saat itu menanyakan lokasi penginapan tempat mereka beristirahat di kota yogyakarta.

Aku mengetahui di mana lokasi mereka menginap di kota yogyakarta. yah mereka berada di hotel Sumaryo di jalan Prawirotaman Aku pun menyempatkan diri untuk ke sana tapi yang Aku temui bukan ukhti yang Aku cintai tersebut melainkan sahabatnya meskipun sahabatnya sudah 5 kali mau untuk memanggilkan Ukhti namun Aku egois sekali saat itu.

Aku takut menggagumu Ukhti karena waktu itu jam sudah 11.30 WIB. Aku hanya merasakan bahwa dirimu akan baik-baik saja selama berada di yogya ini karena wajah sahabatmu begitu senang saat itu Aku pun berfikiran bahwa dirimu akan bahagia dalam mengikuti studi tour di kota yogya ini.

Tak lama kemudian Aku pamit dan Aku menyesal karena kita tak bertemu di kota ini, Namun melihat keceriaan sahabatmu Aku bisa melihat betapa bahagianya dirimu berada dikota ini, Ukhti maafkan Aku tak cukup berani menggangu dan mengirimkan pesan padamu sebagai bukti bahwa Aku selalu menunggumu ukhti.

Sesampai di tempat tinggalku, aku sangat sedih namun Aku harus kuat karena Allah lah yang menentukan segalanya walaupun kita berkehendak lain. setelah itu dirimu melanjutkan perjalanan ke kota Bandung dan kembali ke Jakarta sampai akhirnya di kota padang dari sinilah Aku menemukan sebuah kalimat yang hanya bisa Aku persembahkan untuk dirimu walaupun dirimu tidak mau mengamalkan kalimat dariku, kalimat itu adalah: “Jaga Hatimu Dikota Padang”.

Sekali lagi Aku menuliskan ini penuh dengan kenangan yang Aku fikir kenangan yang indah dalam hidupku karena hanya diriku seorang yang hanya bisa memiliki kisah seperti ini.

Maafkan Aku Ukhti jika saat ini diriku telah banyak melakukan kesalahan kepadamu dengan menyatakan isi hati dan perasaanku terhadapmu meskipun Aku tahu perasaan ini tak layak untukmu karena kita sangat jauh berbeda. Namun asalkan dirimu tahu Ukhti diri ini banyak belajar dari sosok pribadi dirimu terutama dirimu telah mengajarkanku untuk menjadi lebih baik dalam menggunakan cinta & perasaan ini.

Maafkan Aku jika telah menyakiti hati dan perasaan sucimu, Aku tahu dirimu membangun kepribadian ini dengan sangat baik dan penuh perjuangan sampai saat ini dirimu berada dalam titik keshalehan sehingga tak heran jika banyak Ikhwan lain yang menyukaimu termasuk Aku.

Saat ini, hidupku sangat sedih. Namun Aku selalu berusaha, belajar dari kesedihan dan berharap suatu saat akan berganti dengan kebahagian yang telah di takdirkan untuk ku, Entah itu kapan akan terjadi.

Sekali lagi maafkan Aku, jika dirimu beranggapan bahwa diriku selama ini telah menggangumu anggap saja Aku tak pernah ada dalam hidupmu dan Aku akan berusaha melupakanmu meski setiap usaha untuk melupakanmu selalu sulit bagiku untuk melakukan itu.

Aku hanya bisa berdo’a dirimu menemukan lelaki yang betul-betul menyayangimu, yang memiliki akhlak mulia serta pengamalan yang terbaik. Amin.

         “Maafkan aku yang telah menuliskan kenangan ini untuk mu”. 

                   ~~~ “Please forgive me, i can’t stop lovi’nt you…….”~~~~

                                         === “Besatu Dan Berpisah Karena Allah”===

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yogyakarta, 23 November 20122

Perdana : “Jaga Hatimu Dikota Padang”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Aconsultant System Ritel Sumatera Barat

Software & Program Kasir, Minimarket, Gudang, Apotek, Rumah Makan, Hotel, Rumah Sakit, Laundry, dan lain-lain ( Padang - Bukittinggi - Pariaman - Solok - Pasaman - Sawahlunto - Pesisir )

Bang Ori Gagah

Kepada Dzat Maha Gagah, Ku Berserah dan Pasrah

Marketing Tulen

LOOKING FROM A DIFFERENT PERSPECTIVE

Pelataran Villa Jumi-E

Jaga hatimu di Kota Padang

%d blogger menyukai ini: