“Masih Adakah Harapan Itu Ya Allah (Siapa Yang Nggak Pernah Merasakan Cinta)”

Kenapa kalau kita membicarakan kata cinta, lebih sering di identikan dengan cinta antara laki-laki dan perempuan, Setiap insan di dunia akan merasakannya. Memang, tidak dapat dipungkiri bahwa kata cinta antara laki-laki dan perempuan merupakan sebuah kata yang sangat pas untuk menggambarkan sebuah perasaan ‘kecenderungan’ antara laki-laki dan perempuan.

Padahal, sebenarnya masih banyak sekali bentuk cinta yang kita rasakan selama ini. Contohnya, cinta seorang ibu pada anaknya, cinta kakak pada adiknya, cinta seorang sahabat, dan lain-lain. Akan tetapi, bentuk cinta mereka mungkin lebih sering diidentikan dengan kata ‘kasih sayang.

Apa itu cinta antara Adam & hawa, Apakah rasa ini harus selalu disalurkan dan  dalam bentuk apa, aku mencoba menulis untaian kata dalam tulisan ini sebuah perenungan kembali tentang sebuah perjalanan kehidupan dan pertanyaan yang sering hadir dalam benak kita.

Setiap orang didunia ini selalu menginginkan hal yang terbaik dalam hidupnya tapi kadang kita sebagai manusia kurang mensyukuri apa yang telah Allah berikan pada kita, sesungguhnya apa yang Allah berikan buat kita adalah yang terbaik bagi kita dan tidaklah Allah menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia.

Tentunya sangat aneh jika kita mengucapkan kata cinta pada lawan jenis kita ketika kita belum terikat apa-apa dengannya. Kenapa aneh?, Ya iyalah, kita kan belum menikah dengan dia, kalau kita mengungkapkan rasa itu ke dia sekarang, kemudian membuat-buat ikatan palsu (pacaran) belum tentu kan nanti Allah akan menyatukan cinta kita (kasihan calon suami/istri kita nanti kalau ternyata bukan dia) ternyata kita telah mengkhianati cintanya.

Lalu, bolehkah kita berharap Allah akan menjodohkan kita dengannya?

Bahwa kia sebagai seorang Muslim haruslah 100% percaya terhadap takdir. Namun takdir yang bagaimanakah yang harus dipercayai terkait dengan jodoh?Menurut pandangan saya ada 2 cara kita mendapatkan jodoh terkait dengan takdir:

  1. kita dipertemukan oleh takdir dengan berbagai macam cerita di baliknya yang hanya dengan kuasa Allah akhirnya kita dipertemukan.
  2. kita ditakdirkan untuk memilih dan meraih seseorang yang kita yakini adalah jodoh kita dan akhirnya mengantarkan kita untuk bersamanya.

Berharap sih boleh-boleh saja sebenarnya, tapi jangan memaksa. Allah selalu tahu yang terbaik untuk kita, jika Allah memang menghendaki takdir bahwa kita akan berjodoh, kita tak boleh menolak takdirnya, tapi jika Allah menghendaki yang lain, mungkin itulah jawaban yang terbaik atas doa kita selama ini. Allah selalu tahu yang terbaik untuk kita, maka berdo’alah agar Allah memberikan kita yang terbaik.

Masih ingat firman Allah 
Wanita-wanita yg keji adalah untuk laki-laki yg keji, dan laki-laki yg keji adalah buat wanita-wanita yg keji (pula), dan wanita-wanita yg baik adalah untuk laki-laki yg baik dan laki-laki yg baik adalah untuk wanita-wanita yg baik (pula).” (Q.S. An Nur : 26).

Yakinlah, jika proses ikhtiar kita baik, maka akan baik pulalah pemberian-Nya.
dan berdoalah selalu, jika kita memilih seseorang untuk menggenapkan dien kita, semoga keputusan itu adalah bimbingan-Nya. Jangan takut dan jangan risau jika belum bertemu dengan belahan hati, Dia akan memberikannya dengan cara yang tepat dan baik jika kita bersabar dalam ikhtiar, insyaAllah.

Cinta karena Allah.. Cinta yang hakiki..

Oleh karena itu, mari kita mulai belajar mencintai seseorang karena Allah. Bagaimana bentuknya, Ketika kita mencintainya, janganlah diumbar kepada siapa pun bahwa kita mencintainya. Biarkan hanya kita dan Allah saja yang tahu.

Ketika kita mencintainya, ungkapkanlah dengan perilaku kebaikan dan ketaatan kita pada Allah. Ketika kita mencintainya, doakanlah ia agar ia selalu berada dalam perlindungan Allah.

Ketika kita mencintainya, mintalah perlindungan kepada Allah agar Allah selalu menjaga cinta kita di dalam hati, Ketika melihatnya sedang futur, ingatkanlah dia akan kebaikan.

Ketika hati kita yang futur karena terus menerus mengingat dia, ingatlah bahwa Allah Pencemburu, karena bentuk cinta yang Allah berikan pada kita lebih besar dari bentuk cinta apapun di dunia ini. Mintalah selalu perlindungan pada Allah agar Allah menjaga anugrah yang telah Ia berikan ini untuk kita. Janganlah kita berlebihan dalam mencintainya karena sesungguhnya cinta yang tertinggi hanyalah untuk Allah, Rasul-Nya dan berjihad di jalan-Nya.

Ya Allah terima kasih karena Engkau telah mengajarkan rasa ini di hatiku

Ya Allah biarkanlah segala rasa yang menyemai di dalam hatiku saat ini

Ya Allah jagalah rasa cintaku pada hamba-Mu agar tidak melebihi rasa cintaku pada-Mu,Ya Allah biarlah hanya Dirimu yang mengetahui apa yang kurasakan saat ini, karena hanya Engkaulah tempat bercerita paling indah.

Ya Allah jika Engkau izinkan kami bersatu, itu adalah takdir-Mu dan aku tak akan melanggar takdir-Mu.

Namun jika Engkau memilihkan yang lain untukku, itu juga merupakan takdir-Mu dan aku tak akan mungkin mampu melanggar-Nya. Ya Allah, berikanlah yang terbaik untukku. Amin.

Padang, 26 Rajab 1433 H/ 16 Juni 2012 M

By                : JE

Masa Lalu : “Jaga Hatimu Di kota Padang”

2 responses to this post.

  1. Posted by fadri on Juni 16, 2012 at 7:22 am

    mmmmmm…. you must ready to your Future bro….. after than you searc a girld to be tour Wife,,,,,

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Aconsultant System Ritel Sumatera Barat

Software & Program Kasir, Minimarket, Gudang, Apotek, Rumah Makan, Hotel, Rumah Sakit, Laundry, dan lain-lain ( Padang - Bukittinggi - Pariaman - Solok - Pasaman - Sawahlunto - Pesisir )

Bang Ori Gagah

Kepada Dzat Maha Gagah, Ku Berserah dan Pasrah

Marketing Tulen

LOOKING FROM A DIFFERENT PERSPECTIVE

Pelataran Villa Jumi-E

Jaga hatimu di Kota Padang

%d blogger menyukai ini: