Seorang Ikhwan Yang Sedang Mencari Jodohnnya

Ada seorang Ikhwan yang sedang mencari jodohnnya. Saat itu dia sedang berkendara naik sepeda motor, Lalu ada seorang Akhwat yang sedang berjalan kaki di tepi jalan, Ciiiitttt….!!!! (suara rem sepeda motor).

Sang Ikhwan itu turun dari sepeda motornya Lalu dia melontarkan pertanyaan kepada Akhwat tersebut  “Afwan, Apakah Ukhti jodoh ana?” Akhwat itu menjawab “Afwan, ana sudah punya suami” Ikhwan itu meminta maaf, mengucap salam dan pergi berlalu begitu saja dan melanjutkan perjalanan.

Di tengah perjalanan Ikhwan itu berpapasan dengan Akhwat yang lain lagi
Ikhwan itu kembali melontarkan pertanyaan yang sama “Afwan, Apakah Ukhti jodoh ana?” Akhwat itu menjawab “Afwan, bukan!. Ikhwan itu kembali meminta maaf, mengucap salam dan pergi berlalu begitu saja dan kembali melanjutkan perjalanannya.

Di tengah perjalanan Ikhwan itu berpapasan dengan Akhwat yang lain pula dan ia pun bertanya kepada Akhwat itu “Afwan, Apakah Ukhti jodoh ana?”
Akhwat itu menjawab “InsyaAlloh, Wallohu A’lam” Lalu sang Ikhwan pun meminta alamat lengkap rumah Akhwat tersebut.

Akhirnya mereka berdua menjalani masa ta’aruf dan Alhamdulillah setelah itu mereka menikah. Subhanalloh,  Cara mencari jodoh yang lain dari pada yang lain. he he he…

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung.” (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, An-Nasa’I Ibnu Majah, dan Ahmad).

MEMILIH ISTRI DAN BERBAGAI KRITERIANYA

Pertama, menaati agama dan sangat mencintainya.

Allah Ta’ala berfirman:  “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.” (QS. Al-Hujurat: 13)

Di ayat yang lain, Allah berfirman, “Sebab itu, maka wanita yang shalih ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” (QS. An-Nisa: 34)

Kedua, tidak mengenal kata-kata yang tercela.

Ditanyakan kepada Ummul Mukminin Aisyah, “Siapa wanita yang paling utama?” Ia menjawab, “Yaitu wanita yang tidak mengenal kata-kata yang tercela dan berpikir untuk menipu suami, serta hatinya kosong kecuali berhias untuk suaminya dan untuk tetap memelihara keluarganya.”

Ketiga, sabar dan tidak mudah bersedih.

Keempat, dia tidak meremehkan dosa

Kelima, berakhlak mulia

Keenam, tidak menceritakan tentang wanita lain kepada suaminya.

Al-Bukhari meriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Janganlah wanita bergaul dengan wanita lainnya lalu menceritakannya kepada suaminya, seolah-oleh suaminya melihatnya.

Ketujuh, dia tidak memakai minyak wangi ketika keluar dari rumahnya dan memelihara hijabnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Wanita mana saja yang memakai parfum lalu melintas dihadapan orang-orang agar mereka mencium aromanya, maka dia adalah pezina.” (HR. At-Tirmidzi, An-Nasa’I, dll.)

Kedelapan, dia tidak melihat aurat wanita lainnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

 “Tidak boleh seorang pria melihat aurat pria lainnya, dan tidak boleh seorang wanita melihat aurat wanita lainnya.” (HR. Muslim, Tirmidzi, Abu Daud, dll.)

Kesembilan, menaati suaminya.

Kesepuluh, membantu suaminya untuk menaati Allah.

Kesebelas, gemar bersedekah.

Sumber:Panduan Lengkap Nikah Dari A Sampai Z, Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin ‘Abdir Razzaq: Pustaka Ibnu Katsir.

Padang, 29 June 2012

By                    : Jumi-E
Tuah Sakato: Jaga Hatimu Di Kota Padang 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Aconsultant System Ritel Sumatera Barat

Software & Program Kasir, Minimarket, Gudang, Apotek, Rumah Makan, Hotel, Rumah Sakit, Laundry, dan lain-lain ( Padang - Bukittinggi - Pariaman - Solok - Pasaman - Sawahlunto - Pesisir )

Bang Ori Gagah

Kepada Dzat Maha Gagah, Ku Berserah dan Pasrah

Marketing Tulen

LOOKING FROM A DIFFERENT PERSPECTIVE

Pelataran Villa Jumi-E

Jaga hatimu di Kota Padang

%d blogger menyukai ini: