“Menerima Cinta Yang Baru”


“cara untuk menghilangkan rasa sakit hati terhadap seseorang adalah dengan cara mengampuni dia yang telah menyakiti kita.karena dengan begitulah rasa sakit itu akan hilang dengan sendirinya dan berganti menjadi cinta yang baru..”

Kata-kata itu selalu gue coba tanamkan di otak gue. karena sebelumnya gue pernah ngerasa sakit hati sama seseorang.. (entah pacar, sahabat, atau gebetan).

Emang susah banget ngampunin orang yang udah nyakitin kita, apa lagi orang itu adalah orang yang kita sayang, ditambah lagi kalo dia ternyata ninggalin kita dan memilih untuk berpisah padahal dia udah nyakitin kita dan kita udah sayang banget sama dia. Rasanya pasti kecewa banget-bangetan, sakit hati luar biasa, marah, kesel, benci, campur aduk deh pokoknya.

Tapi gue lama-lama ngerti, supaya gue bisa ngelupain dan menghilangkan rasa sakit hati itu gue harus bisa mengampuni orang itu dan mengampuni diri sendiri.

Bahkan gue udah coba menerapkan itu ke dalam kehidupan gue. Berat memang, tapi mau sampe kapan kita terus-terusan tinggal di dalam keadaan yang penuh dengan kepahitan atau dendam.

Dan untuk ngelupainnya juga gak instan butuh proses, asal kita pasrahin semuanya ke tangan Allah dan kita minta Dia buat ambil rasa sakit hati itu, maka semuanya bakal kembali seperti semula, bakal baik-baik aja.

Disaat kita mengampuni  dengan sendirinya sakit hati itu hilang disaat kita mengampuni dengan sendirinya semua kenangan tentang mereka yang menyakiti kita secara otomatis terlupakan dan berganti yang baru.

Selain itu kita juga harus membuka hati buat orang lain. kalo udah, Allah bakal isi hati kita dengan cinta yang baru.

Sebenarnya simple kan, yang bikin ribet ya sebenarnya kita sendiri. kita yang gak mau melangkah, kita yang mau stuck di tempat yang sama, gak mau maju. kalo gitu terus gimana kita bisa keluar dari masa lalu itu??

Ibaratnya:

Kita lagi ada di dalam kandang, terus kita gak bisa keluar padahal kita punya kunci. Tapi kita gak gunain kunci itu untuk keluar dari kandang, gimana caranya kita bisa keluar kalo kita gak gunain kuncinya, berarti semua tergantung di kita juga.

Kalo kita memutuskan untuk menyimpan kunci itu dan tetep tinggal di kandang itu ya sampe kapan pun kita gak bakal bisa liat dan merasakan kehidupan di luar sana yg sebenarnya SANGAT LUAS dan BERWARNA-WARNI! ih rugi banget kan kalo kita tetep ada di dalam “kandang” itu.. sepi, sendirian, dan cuma ada sakit hati!

Setelah memaafkan, lalu yang harus kita lakukan adalah berjalan ke depan mencari sesuatu yang baru. Memulai dari awal, membuka lembaran baru yang lebih baik dan menata hati untuk membangun cinta yg baru.

Kehilangan orang-orang yang kita sayang emang nyakitin. tapi jangan sampe itu bikin kita jadi lemah. jangan sampe bikin kita jadi bego karena takutt gak bakal dapet yang lebih baik. semua ada waktunya kok.

Allah punya banyak banget stock orang-orang yang jodoh dan terbaik buat kita. kita cuma bisa usaha, berdoa, dan terima hasil jadi dari Allah dan so pasti yang Allah kasih sesuai sama kita dan gak mengecewakan.

Jadi gimana, udah pada siap kan untuk memaafkan mereka yang nyakitin, udah pada siap untuk  membuka hati dan menerima cinta yang baru kan.

Semoga siap semuanya yaa!😀

Padang, 6 Agustus 2012

                                     ~~~ ” Menyikapi Rindu Secara Bijaksana” ~~~

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Aconsultant System Ritel Sumatera Barat

Software & Program Kasir, Minimarket, Gudang, Apotek, Rumah Makan, Hotel, Rumah Sakit, Laundry, dan lain-lain ( Padang - Bukittinggi - Pariaman - Solok - Pasaman - Sawahlunto - Pesisir )

Bang Ori Gagah

Kepada Dzat Maha Gagah, Ku Berserah dan Pasrah

Marketing Tulen

LOOKING FROM A DIFFERENT PERSPECTIVE

Pelataran Villa Jumi-E

Jaga hatimu di Kota Padang

%d blogger menyukai ini: