“Ketentraman Bathin”

Dalam Hidup dan KehidupanPergaulan atau apapun. saat ini banyak orang yang telah memiliki harta berlimpah, Jabatan, atau memiliki segalanya tetapi dalam dirinya tidak memiliki ketenangan jiwa.

Maka akan timbul kecemasan atau ketidak ketenangan jiwa,  kebanyakan disebabkan oleh permainan pikiran yang mengkhawatirkan kejadian-kejadian buruk yang  akan menimpa diri kita. Padahal kejadian itu sendiri belum tentu akan  terjadi.

Betapa mahalnya harga ketenangan jiwa. Banyak yang mengorban kan apa saja untuk meraihnya. Namun, tak sedikit yang salah arah.  Lihat saja orang rela menghabiskan berjam-jam nongkrong di tempat hiburan sembari minum minuman keras. Tak sedikit yang menghabiskan

uang jutaan untuk mengkonsumsi pil-pil penenang.  Sementara, ketenangan yang diproleh cuma sesaat. Itu pun sifatnya semu. Alih-alih ingin meraih ketenangan jiwa yang ada malah kehancuran.

Berbagai persoalan sehari-hari bisa menjadi pemicu stress.Apalagi di kehidupan yang serba cepat seperti sekarang ini. Banyak hal yang membuat seseorang merasa tertekan, kecewa dan tegang. Masalahnya tinggal pada intensitas. Bila stress itu terjadi terus  menerus akan menjadi distress yang berujung pada depresi.

Pada tingkat ini penderita kerap melakukan tindakan di luar akal sehat. walau hidup dalam Kemewahan,  emas, ilmu pengetahuan, kemerdekaan  tanpa ada ketenangan jiwa maka  kenikmatan, kelezatan hidup tidak akan bisa kita nikmati hidup.  Tak dapat dibantah bahwaketenangan jiwa, ketentraman hati merupakan sumber utama kebahagiaan.

Namun bagaimana caranya memperoleh jika ketenangan jiwa itu tidak bisa didapatkan dari kepandaian, ilmu pengetahuan, kesehatan, kekuasaan dan jabatan. Tidak juga dari harta kekayaan, kemasyhuran dan tidak pula dari yang lain dari kenikmatan- kenikmatan hidup materi?

Faktanya, tak ada seorang pun terbebas dari persoalan hidup. Itulah sunatullah yang berlaku di dunia. Kekayaan, pangkat dan kedudukan takkan mampu menghalanginya

Beberapa hal yang menurut pemikiran pribadi saya dapat membuat  ketenangan Jiwa

1. Dekat Dengan Tuhan Dengan Mendekatkan diri dengan tuhan kita

Bisa berbagi cerita, berkeluh kesah, berdoa, sehingga membuat kita  merasa nyaman, dan selalu dalam keadaan tenang.

2. Melihat orang yang di bawah, jangan lihat ke atas (Bersyukur) 

Ketenangan jiwa akan diperoleh jika kita senantiasa bersyukur atas segala pemberian  tuhan, meskipun tampak sedikit. Rasa syukur itu  akan muncul bila kita senantiasa melihat orang-orang yang kondisinya lebih rendah dari kita, baik dalam hal materi, kesehatan, rupa, pekerjaan dan pemikiran. Betapa banyak di dunia ini orang yang kurang beruntung. Rasa syukur itu mendatangkan ketenangan jiwa.

3. Sikap Dermawan  Ringan tangan, suka menolong, dan dermawan

Tidak melihat apa yang telah dia keluarkan bagi orang lain. Bermanfaat bagi orang banyak. Ternyata, sikap dermawan itu bisa mendatangkan ketenangan jiwa. dengan banyak memberi akan menjaga kestabilan jiwa kita sehingga bisa membuat diri kita tenang

4. Menjaga Pergaulan Manusia adalah makhluk sosial.

Sebagai makhluk sosial manusia membutuhkan jalinan hubungan yang baik dengan manusia lain. Berbagai kebutuhan hidup takkan mungin bisa diraih tanpa adanya bantuan dari orang lain.

Karenannya,akan lebih baik jika kita untuk tetap menjalin Pergaulan, sekalipun terhadap orang yang melakukan permusuhan,  Hubungan yang baik di dalam keluarga, Rekan Bisnis, suatu komunitas,maupun dengan tetangga akan menciptakan ketenangan, kedamaian dan kemesraan. Hubungan yang baik itu jugaakan sangat efektif untuk menanggulangi berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

5. Selalu Berkata jujur Hidup ini harus dijaga agar senantiasa 

Berada di atas jalan kebenaran. Kebenaran harus diperjuangan. Pelanggaran terhadap kebenaran akan mendatangkan kegelisahan. Ketenangan jiwa akan tergapai bila kita tidak melanggar nilai-nilai kebenaran.

Sebaliknya, pelanggaran terhadap kebenaran akan berpenga ruh terhadap ketenangan jiwa. Lihat saja orang-orang kerap berbuat maksiat, kehidupannya diliputi kegelisahan.

6. Tidak ambil peduli terhadap celaan orang lain asalkan yang kita 

lakukan benar Salah satu faktor yang membuat jiwa seseorang tidak  tenang adalah karena selalu mengikuti penilaian orang terhadap dirinya. Terombang ambing oleh sikap dan gaya hidup orang kebanyakan Sedangkan seseorang akan memiliki pendirian yang kuat jika berpegang kepada prinsip-prinsip yang datang dari Tuhan. Betapa  melelahkannya hidup ini bila segala hal yang ada di dunia ini kita ikuti.

7. Tidak mengemis kepada orang lain “Tangan di atas (memberi) 

lebih mulia dari tangan di bawah” adalah hadits rasulullah yang memotivasi setiap mukmin untuk hidup mandiri. Tidak tergantung dan meminta-minta kepacla orang lain. Sebab, orang, yang mandiri, jiwanya akan kuat dan sikapnya lebih berani dalam menghadapi kehidupan. Sebaliknya, orang yang selalu meminta-minta  menggambarkan jiwa yang lemah. Hal ini tentu membuat batin tak nyaman.

8. Menjauhi Utang  Orang yang berutang akan senantiasa dihantui 

ketakutan, karena ia dikejar-kejar untuk segera melunasinya. Inilah salah satu faktor yang membuat banyak orang mengalami tekanan jiwa.Hendaklah kita menjauhi utang, karena utang itu menjadi beban piker an di malam hari dan rasa rendah diri di siang hari.

9. Menambah Ilmu Menambah ilmu. Wawasan menjadi luas

Kapan dan dimana pun kita adalah tholib (pencari ilmu). Tidak merasa puas diri ibarat merasa besar di dalam akuarium kecil.Di atas orang yang alim ada yang lebih alim lagi.

10. Optimis atau Percaya diri, Tidak berputus asa.

Ibarat dian yang tak kunjung padam. Betapapun rinta ngan menghadang. Tentu, setelah kiat-kiat tersebut di atas dilaksanakan.Sebab, optimisme tanpa kerja keras tak ubahnya mimpi.

11. Selalu berpikir positf Mengapa seseorang mudah stress? Salah 

Satu faktornya karena ia selalu diliputi pikiran-pikiran negatif. Selalu mencela dan menyesali kekurangan diri. Padahal, setiap kita diberikan oleh Allah berbagai kelebihan. Ubahlah pikiran negatif itu menjadi positif. Ubahlah ungkapan keluh kesah yang membuat muka  cemberut, badan lemas dan frustasi dengan ungkapan senang.

Ungkapan senang akan membuat ekspresi senyum dan jiwa menjadi semangat kembali. Bukankah di balik kesulitan dan kegagalan ada hikmah yang bisa jadi pelajaran? Dan bukankah dibalik kesulitan ada kemudahan?

Seorang yang terpesona dengan keindahan dan kemilauan dunia dan berkeyakinan bahwasanya dunia adalah tujuan akhirnya, maka ia akan mencurahkan segala tenaga dan upayanya untuk menuruti hawa nafsunyadan cintanya terhadap dunia itu, padahal dunia itu selalu berubah- ubah, kadang memberi, kadang pula tidak, kadang menyenangkan, kadang menakutkan, maka ia akan hidup di antara putus asa dan harapan, antara kecemasan dan ketenangan, antara senang dan takut, antara gelap dan terang.

Maka ia tidak mengenali jalan hidupnya, sehingga ia hidup cemas, sedih, kacau tidak merasakan kenyamanan hidup, tidak mengenal rasa aman, tidak memahami kebenaran dan meyakini nilai-nilai moral dan juga tidak menyukai semua ilmu pengetahuan selain ilmu pengetahuan empiris yang didapat dari hasil eksperimen dan observasi dan ilmu-ilmu lain yang selalu berubah-ubah dan beraneka ragam itu dengan cara meniru, taklid terhadap situasi dan kondisi di mana ia hidup, sehingga ia sering terbentur dengan berbagai kesulitan yang tidak dapat ia atasi akhirnya rusaklah jiwanya dan ngawur langkah hidupnya, dan timpang perilakunya dan jiwanya tersiksa

Semoga kita bisa mendapatkan ketenaganan dalam menjalankan hidup, sehingga hidup yang kita jalani lebih nyaman dan dengan mendapat ketengan kita bisa menjalani hidup denagan lebih bahagia serta dengan mendapat ketenangan jiwa kita akan menabung pada bank emosi kita.

Padang, 10 Agustus 2012

By: Sukses Itu Hak

            ~~~~ “Jadi Sudahkah kita memiliki ketenangan jiwa” ~~~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Aconsultant System Ritel Sumatera Barat

Software & Program Kasir, Minimarket, Gudang, Apotek, Rumah Makan, Hotel, Rumah Sakit, Laundry, dan lain-lain ( Padang - Bukittinggi - Pariaman - Solok - Pasaman - Sawahlunto - Pesisir )

Bang Ori Gagah

Kepada Dzat Maha Gagah, Ku Berserah dan Pasrah

Marketing Tulen

LOOKING FROM A DIFFERENT PERSPECTIVE

Pelataran Villa Jumi-E

Jaga hatimu di Kota Padang

%d blogger menyukai ini: