MAHASISWA DAN PERUBAHAN (Kenangan Waktu Jadi Calon Presiden Mahasiswa)

MAHASISWA DAN PERUBAHAN

(Organisasi Dinamis, Akademik Optimis, Pribadi Agamis)

By: Jumi Elvia (Ajoem Datuak Sutan) 
Kepada para pemuda (Mahasiswa) yang merindukan lahirnya kejayaan
Kepada umat yang tengah kebingungan di persimpangan jalan Kepada pewaris peradaban yang kaya raya yang telah menggoreskan catatan membanggakan di lembar sejarah umat manusia. (Hasan Al-Banna).

Saya mulai tulisan ini dengan kata Mahasiswa. Apa yang terlintas dibenak kita ketika kita mendengar kata”Mahasiswa”, mungkin tidak hanya satu jawaban yag akan terucap dari banyak orang dengan beranekaragam latar belakang pendidikan. Mahasiswa merupakan sebuah status yang di sandang seseorang ketika ia menjalani pendidikan formal pada sebuah perguruan tinggi.Seseorang dapat dikatakan sebagai seseorang Mahasiswa apabila ia tercatat sebagai Mahasiswa secara administrasi disebuah perguruan tinggi yang tentunya mengikuti kegiatan belajar dan mengajar serta kegiatan lainnya. Status ini menjadi mutlak apabila kita berbicara dalam konteks pendidikan formal.

Ternyata di balik statusnya itu, masih banyak sekali peranan seorang yang menyandang status Mahasiswa untuk menunjukkan peranannya pada kehidupan masyarakat terlebih lagi pada tingkat kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mahasiswa dipilih sebagai pelaku, karena memiliki potensi yang besar sebagai agen perubahan. Mahasiswa saya definisikan di sini sebagai segmen pemuda yang tercerahkan karena memiliki kemampuan intelektual. Di sini saya tidak membicarakan Mahasiswa sebagai orang yang faham teknologi, atau faham ilmu-ilmu sosial, namun saya mengartikan Mahasiswa sebagai orang yang memiliki kemampuan logis dalam berfikir sehingga dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah dan itulah pengertian Mahasiswa dalam pandangan saya.

Melihat kondisi Mahasiswa di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN)  Imam Bonjol Padang, Sudah sering dikemukakan berbagai argument, bahwa usaha untuk membangun peradaban Mahasiswa IAIN Imam Bonjol Padang merupakan sebuah keharusan untuk mendongkrak berbagai kemajuan di kampus Islami tersebut.Semestinya hal diatas terwujud apabila komunikasi organisasi Mahasiswa di IAIN Imam Bonjol Padang menjadi fokus bersama demi mewujudkan harapan yang demikian. Artinya, usaha untuk mengatasi persoalan-persoalan yang bersifat kekinian di lingkungan kampus baik dari segi Mahasiswa, Karyawan dan Dosen serta Pemimpin di IAIN Imam Bonjol Padang sendiri menjadi titik penentu di dalam menciptakan nuansa kampus yang memiliki potensial untuk menciptakan insan yang dinamis, bersikap optimis dan menanamkan pribadi yang agamis dengan mentradisikan segala hal yang bernilai luhur di dalam menjalani kehidupan ini.

Mahasiswa selalu di identikkan dengan agent of change. Kata-kata perubahan seakan telah  menempel dengan erat sekali sebagai identitas para Mahasiswa yang juga dikenal sebagai kaum intelektualitas muda. Dari sinilah Mahasiswa terkenal dengan agent pembawa harapan yang besar yaitu harapan untuk perubahan dan pembaharuan dalam berbagai bidang yang ada di dalam kampus (akademik) diluar kampus (aktualisasi akademik kemasyarakat) dan harapan kemajuan untuk negeri ini.

Mahasiswa memiliki tugas yang sangat mulia demi melaksanakan dan merealisasikan perubahan positif, sehingga kemajuan di dalam sebuah negeri bisa tercapai dengan membanggakan.

Mahasiswa memiliki peranan yang cukup sentral perjuanganya sebagai kaum intelektualitas muda memberi secercah sinar harapan untuk bisa memperbaiki dan memberi perubahan-perubahan positif di sekitarnya.Tidak dipungkiri lagi, bahwa perubahan memang tidak bisa dipisahkan dan telah menjadi sinkronisasi yang mendarah daging dari tubuh dan jiwa para Mahasiswa. Mahasiswa selaku pewaris peradaban dan pembawa perubahan positif yang luar biasa dalam lembar sejarah kemajuan sebuah bangsa dan negara.

Sejarah telah menorehkan dengan tinta emas, bahwa Mahasiswa  selalu berperan dalam perubahan di negeri kita, berbagai peristiwa besar di dunia selalu identik dengan peran Mahasiswa didalamnya.

Sejarah panjang dari Mahasiswa merupakan salah satu bukti, kontribusi,, eksistensi, dan peran serta tanggungjawabnya. Mahasiswa dalam memberikan perubahan dan memperjuangkan kepentingan kaum yang lemah(rakyat). Peran Mahasiswa terhadap perubahan bukan hanya duduk di depan meja dan dengarkan dosen berbicara, akan tetapi Mahasiswa juga mempunyai berbagai perannya dalam melaksanakan perubahan untuk kemuliaan kehidupan ini.
peran tersebut adalah sebagai generasi penerus yang melanjutkan dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan pada suatu kaum, sebagai generasi pengganti yang menggantikan kaum yang sudah rusak moral dan perilakunya, dan juga sebagai generasi pembaharu yang memperbaiki dan memperbaharui kerusakan dan penyimpangan negatif yang ada pada suatu kaum.Peran ini senantiasa harus terus terjaga dan terpartri didalam dada Mahasiswa, baik yang ada didalam negeri maupun Mahasiswa yang sedang belajar diluar negeri.

Apabila peran ini bisa dijadikan sebagai sebuah pegangan bagi seluruh Mahasiswa “ruh perubahan” itu tetap akan bisa terus bersemayam dalam diri seluruh Mahasiswa.

Namun, ada kemirisan hati ketika melihat Mahasiswa-Mahasiswa saat ini. mereka bukan lagi menjadi agen perubahan dan agen pencerahan. semakin menjadi korban perubahan keadaan yang seharusnya mereka merubah dan perbaharui justru mereka malah menikmati keadaan itu dan mendiami sebagai tolak ukur untuk tidak melakukan perubahan apapun.Mahasiswa seolah kehilangan gairahnya untuk melakukan perlawanan kembali. Padahal tuntutan-tuntutan Mahasiswa dan masyarakat yang diserukan selama ini adalah perjuangan Mahasiswa untuk membebaskan kaum yang lemah (rakyat) dari ketidakadilan, kemiskinan dan ketidakberdayaan, dan melakukan perlawanan terhadap penguasa yang mulai lupa akan kewajiban-kewajibanya.

Mahasiswa Sebagai Intelektual dan Agen Perubahan Sebagai bukti bagian dari masyarakat yang sedang menempuh proses pendidikan tertinggi, dengan sendirinya Mahasiswa di pandang sebagai kaum intelektual yang memilki kecerdasan serta kombinasi antara kesadaran diri sebagai warga kaum cendekiawan dan harapan masyarakat terhadap golongan intelektual merupakan kekuatan pendorong bagi Mahasiswa untuk ikut mengemban peranan golongan intelektual dalam mewujudkan perubahan.
Sebagai pemikir Mahasiswa telah mencoba menyusun  dan menawarkan gagasan-gagasan tentang arah dan proses pengembangan masyarakat. Sebagai pelaksana, kegiatan mereka terwujud dalam usaha-usaha untuk membangun kesadaran rakyat.Aktivitas keterlibatan Mahasiswa dalam aksi-aksi sosial budaya dan politik untuk mendorong dan menggerakkan rakyat disepanjang sejarah merupakan perwujudan dan peran kepemimpinan Mahasiswa dalam melakukan perubahan. Maka dari itu kedepan Mahasiswa harus benar-benar memegang kendali perubahan sehingga terjadinya perubahan yang benar-benar di inginkan oleh seluruh rakyat.

Sebenarnya Mahasiswa dewasa ini manghadapi tantangan besar dalam mewujudkan perannya. Dengan perkataan lain Mahasiswa melalui eksponen-ekponen dan kader-kadernya harus mampu membawa perubahan ke dalam proses intregasi masyarakat. Mahasiswa ke depan akan menghadapi lawan yang luar biasa semakin tangguh untuk dihadapi. Karena masuh-musuh yang mengancam kesejahteraan rakyat semakin banyak dari dalam maupun luar negeri.

Sekali lagi penulis mengatakan bahwa peran Mahasiswa bagi bangsa dan negeri ini bukan hanya duduk di depan meja dan dengarkan dosen berbicara, akan tetapi Mahasiswa juga mempunyai berbagai perannya dalam melaksanakan perubahan untuk peran tersebut adalah sebagai generasi penerus yang melanjutkan dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan pada suatu kaum, sebagai generasi pengganti yang menggantikan kaum yang sudah rusak moral dan perilakunya, dan juga sebagai generasi pembaharu yang memperbaiki dan memperbaharui kerusakan dan penyimpangan negatif yang ada pada suatu kaum.Peran ini senantiasa harus terus terjaga dan terpartri didalam dada Mahasiswa Indonesia baik yang ada didalam negeri maupun Mahasiswa yang sedang belajar diluar negeri. Apabila peran ini bisa dijadikan sebagai sebuah pegangan bagi seluruh Mahasiswa Indonesia, “ruh perubahan” itu tetap akan bisa terus bersemayam dalam diri seluruh Mahasiswa Indonesia.

Pada Tulisan ini penulis sampaikan sekaligus ingin mengajak yang dalam hal ini khusus ditujukan kepada para generasi muda pelajar dan Mahasiswa. Terkadang masalah sepele akan menjadi kompleks jika tidak ada solidaritas di antara sesama kita.Penulis berharap tak akan ada lagi perselisihan di negeri kita tercinta sehingga cita-cita bangsa akan tercapai. Pepatah dalam bahasa Inggris mengatakan Student Today, Leader Tomorrow. Penulis berkesimpulan serta meyakini bahwa kunci tercapainya cita-cita itu ada di tangan para generasi muda yaitu Mahasiswa. Oleh karena itu, tetaplah semangat dalam meraih apa yang telah menjadi tujuan hidup kita.

Sesungguhnya negeri ini rindu akan lahirnya Soekarno yang komunikatif dan lantang meneriakan perlawanan, Tan Malaka yang pemberani menantang penjajahan dan kapitalisme, Hatta yang Cerdas dan bersahaja berjuang, Agus salim yang gigih dan teguh dalam pendirian, serta berbagai tokoh lain yang telah menorehkan tinta emas dan menyelamatkan rakyat dari penjajahan di masa lampau. Sekarang sudah waktunya bagi kita generasi muda Mahasiswa untuk menorehkan sejarah baru terhadap kenyataan yang ada.

Salam Mahasiswa……
Salam perubahan……


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Aconsultant System Ritel Sumatera Barat

Software & Program Kasir, Minimarket, Gudang, Apotek, Rumah Makan, Hotel, Rumah Sakit, Laundry, dan lain-lain ( Padang - Bukittinggi - Pariaman - Solok - Pasaman - Sawahlunto - Pesisir )

Bang Ori Gagah

Kepada Dzat Maha Gagah, Ku Berserah dan Pasrah

Marketing Tulen

LOOKING FROM A DIFFERENT PERSPECTIVE

Pelataran Villa Jumi-E

Jaga hatimu di Kota Padang

%d blogger menyukai ini: