Hati Seorang Laki-laki (Hati Saya Mencintaimu Selalu)


Permainan hidup, permainan nasib dan takdir Allah adalah sesuatu yang sungguh misterius. Sungguh, kejutan-kejutan dalam hidup menjadikannya Pelangi dalam lembaran kisah ini. Dalam kediaman ini semoga mendapatkan arti kepasrahan, arti menerima pada sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan kita, Belajar mengukir senyum pada awan yang mendung.

Pada tulisan ini, mencoba belajar untuk arif menyikapi segala nikmat dari-Nya. Karena sejatinya, segala keindahan, kepandaian, kebahagiaan ialah milik-Nya merupakan sebuah titipan dari-Nya, semoga tak membuat serta merta kita menjadi pongah diri dan mengklaim ini hasil jerih payahku serta perjuanganku. Lalu siapa yang memberi Penglihatan, Pendengaran, Akal, agar kita menjadi orang orang yang bersyukur.

Ketika sebuah Kapal Indah sedang berlayar dan Aku sebagai Nahkodanya pergi  dengan seorang Perempuan yang Aku impikan pergi menjauhi dermagaku, meninggalkan ku dengan mimpi-mimpi ksatria ku tentang Peradaban Kecil yang ingin Aku bangun. Aku harus selalu Percaya dengan Sang Pemberi mimpi-mimpi itu. Dia yang menggenggam hari- hari ku, hari-hari mu sebagai tempat untuk meletakkan harapan baik darimu Kepada-Nya. Ya, hanya kepada-Nya.

Saat ini, ketika datang sebuah Kapal mendekat dengan Kapal ku dengan semangat dan kesungguhan serta Pengorbanan ia berusaha mencapai seorang perempuan yang sedang berlayar denganku.

Sudah tiga kali Aku berusaha untuk membawa sahabat perempuanku pergi berlayar dilautan luas namun Aku terombang-ambing dalam lautan luas tak bertepi, berharap sahabat perempuanku tidak turun dari kapalku dan sudi menemani kapal kecil ini berlayar sampai ketepian nya, bersediakah engkau kasih. Namun ia lebih memilih kapal yang lebih besar yang mendekati ku dengan Nahkoda yang lebih berpengalaman dalam berlayar di lautan luas.

Apakah aku sedih, Aku tidak sedih, Aku bahagia karena dengan kapal besar itu dan Nahkoda yang berwibawa itu dirimu (sahabat perempuanku) akan lebih merasakan indahnya berlayar dilautan luas milik Allah ini. Semoga perjalanan kapalmu membawa kenangan indah yang tak terlupakan sepanjang hidupmu. Aku hanya bias mendo’akanmu dari kapal kecil ini.

Ketika Permainan Takdir, Permainan Hidup sungguh tak mampu diterka dan aku, disini, masih dalam bimbang. Tak ingin mengkoyak sebuah hati lagi. Walau perjalanan ku berlayar dengan mu tidak sampai ketepian karena ada kapal yang lebih baik untuk mu disana. Mimpi ini  tidak seperti yang Aku harapkan namun Aku membuktikan bahwa Aku bukan pengecut, Aku tak bersembunyi di balik topeng semu bernama Pengharapan. Apalagi Pacaran, Aku ingin cinta sejati yang terikrar setelah Perjanjian Suci.

Saat ini hempasan gelombang dibawah naungan bintang dalam hembusan angin dan tatapan rahmat-Nya. Allah akan memberiku Bidadari itu. Seseorang yang terbaik  dan mencintaiku dengan tulus. Percayalah.

“Just wait and see, also Pray”

Padang, 07 Oktober 2012
By: jeproduction2012

~~~ “Jaga Hatimu Di Kota Padang” ~~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Aconsultant System Ritel Sumatera Barat

Software & Program Kasir, Minimarket, Gudang, Apotek, Rumah Makan, Hotel, Rumah Sakit, Laundry, dan lain-lain ( Padang - Bukittinggi - Pariaman - Solok - Pasaman - Sawahlunto - Pesisir )

Bang Ori Gagah

Kepada Dzat Maha Gagah, Ku Berserah dan Pasrah

Marketing Tulen

LOOKING FROM A DIFFERENT PERSPECTIVE

Pelataran Villa Jumi-E

Jaga hatimu di Kota Padang

%d blogger menyukai ini: