IAIN Imam Bonjol Padang Telurkan 650 Sarjana

427460_123396477803759_907569775_n

(Membina Moral & Akhlak)

Assalamu’alaikum Wa rahmatullahi Wa barakaatuh

Pada hari ini, Sabtu bertepatan pada tanggal 23 Maret 2013. Kerumunan massa menyelimuti lingkungan Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang. Suasana ini tak ubahnya seperti berada di sekitar pasar (Pasa). Pemandangan ini memberikan kesejukan tersendiri bagi orang-orang yang sedang menikmati prosesi Wisudawan dan Wisudawati di Kampus Islam terbesar di Propinsi Sumatera Barat

Keadaan yang lengkap ditambah dengan adanya beraneka ragam barang yang diperjual belikan di lingkungan Kampus tersebut, menambah meriahnya acara perolehan gelar Sarjana bagi Wisudawan dan Wisudawati. Barang yang di jajakan seperti, aneka ragam Masakan Khas Minang Kabau, mainan anak-anak, cindera mata untuk para Wisuda dan barang-barang lainya.

Perasaan suka cita, haru, gembira dan dipenuhi nuansa senyuman di seluruh mimik dan wajah pengujung acara Wisuda yang berada di Kampus IAIN Imam Bonjol Padang. Dari keadaan yang ramai, banyak pengunjung seperti di pasar bukanlah keramaian semata, namun dari kerumunan itu adalah sebuah perolehan gelar Sarjana yang merupakan bukti pengabdian IAIN Imam Bonjol Padang (Mahasiswa/i) pada Bangsa yang sedang dalam problematika ini.

Istitut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol merupakan Kampus Agama terbesar baik tingkat Propinsi maupun Nasional. Pada Wisuda kali ini IAIN menghasilkan Sarjana yang siap mengabdi pada Masyarakat dengan keahlian mereka masing-masing sebanyak 650 Sarjana yang terdiri dari Program S3, S2, S1 dan D3.

Di Sumatera Barat, terkenal dengan falsafah ABS SBK (Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah), sehingga nyatalah bahwa keberadaan IAIN IB Padang di Sumbar adalah bukti kongkrit akan perwujudan falsafah tersebut.

Pada era globalisasi saat ini, yang kebanyakan para ahli mengatakan bahwa zaman sekarang adalah zaman edan, di mana fungsi keagamaan tidak lagi menjadi prioritas kehidupan, hanya sebagai lambang untuk berada dalam kungkungan kebersamaan. Hal tersebut adalah sebuah kekeliruan dan kesalahan yang fatal dan itulah realita saat ini, dengan majunya berbagai fasilitas kehidupan saat ini banyak membawa Umat Manusia melakukan hal-hal yang dinilai dosa.

Pada zaman dahulu Masyarakat Minang Kabau sangat kental dengan Adat dan Keagamaannya, namun pada hari ini, hal itu semakin hari semakin menghilang di Ranah Minang tercinta ini.

Dahulunya Masyarakat Minang malu mengenakan Pakaian yang ketat dan tembus pandang dan pada zaman saat ini banyak pelanggaran yang terjadi, di antaranya saja begitu banyak dan maraknya remaja Minang generasi Islam yang berpakaian ketat dan tembus pandang, Perempuannya banyak mengenakan pakaian yang menampakkan bentuk tubuhnya keadaan ini berbanding terbalik dan sangat Sangat jauh berbeda dengan tradisi Minang kabauSebenarnya, baju kurung yang dahulu pada saat ini hanya menjadi ajang maluan-maluan dan Tradisi Kuno untuk di biasakan. Sungguh, keberadaan Masyarakat yang sangat kering akan nilai-nilai keagamaan membuat mata hati kita untuk melakukan perbaikan terhadap nuansa seperti itu, selaras dari keadaan Masyarakat diatas yang sangat minimalis dari segi nilai-nilai luhur keagamaan, membuat generasi Islam (Mahasiswa Islam, Sarjana Islam Dan Masyarakat Islam) melakukan pembaharuan terhadap kondisi real Masyarakat Minang itu sendiri.

Bertepatan agenda Wisuda/Wati di Kampus IAIN IB Padang, yang melepaskan Sarjana terbaik dan memiliki Potensial untuk menjadi Agent Perubahan di Masyarakat, terkhusus konsep tentang keagamaaan yang menjadi potensi dasar yang kuat bagi Sarjana IAIN IB. Para Sarjana dengan kekuatan Iman dan semangat KeIslaman yang melekat begitu kuat, akan mengabdi dan mengamalkan Ilmu Pengetahuan mereka kepada khalayak Masyarakat yang kering akan nilai-nilai Keagamaan.Cukup berat tantangan yang akan dihadapi para Sarjana, ketika berhadapan langsung di Masyarakat, namun dengan perbekalan Pengetahuan yang lengkap dari Kampus akan mampu mewujudkan hal diatas.

Di tengah krisisnya Moralitas, Akhlak dan Pendidikan KeIslaman di Sumatera Barat, membuat Lembaga Tinggi Agama Islam di Sumbar melakukan berbagai pembenahan untuk memperbaiki keadaan yang demikian dengan lahirnya widudawan/wati pada tahun 2013.

Oleh karena itu, kami mendo’akan semoga Wisudawan/wati IAIN I B Padang di izinkan oleh Allah SWT untuk menyampaikan Dakwah Islamiyah ini dengan kesungguhan dan keikhlasan hati. Selamat berjuang sahabatku. Amin.

Wassalam,

Padang, 23 Maret 2013

ﺟﻭﻣﻰ
Jumi E. S.Th.I
(Ajoem Datuak Sutan)

2 responses to this post.

  1. Postingannya lebih dahulu dari beritanya =D

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Aconsultant System Ritel Sumatera Barat

Software & Program Kasir, Minimarket, Gudang, Apotek, Rumah Makan, Hotel, Rumah Sakit, Laundry, dan lain-lain ( Padang - Bukittinggi - Pariaman - Solok - Pasaman - Sawahlunto - Pesisir )

Bang Ori Gagah

Kepada Dzat Maha Gagah, Ku Berserah dan Pasrah

Marketing Tulen

LOOKING FROM A DIFFERENT PERSPECTIVE

Pelataran Villa Jumi-E

Jaga hatimu di Kota Padang

%d blogger menyukai ini: