Tongkat Yang Dibuang Bisa Menjadi Makanan (Tanya Kenapa Indonesiaku)

fgfg
gemah ripah loh jinawi
. Sebuah ungkapan untuk menggambarkan betapa suburnya negeri ini bak surga dunia orang mengatakan, karena tongkat saja ditanam ia dapat tumbuh dengan suburnya (pohon singkong) semua ini tiada lain karena karunia Allah kepada tanah tercinta ini.

Namun apa gerangan yang terjadi sekarang ini, justru sepertinya kita berada dalam kondisi yang sebaiknya. Rakyat dipenuhi dengan ketakutan yang luar biasa, baik adanya terror, bencana, kelaparan dan berbagai macam kejadian yang menakutkan, sehingga menimbul kehawatiran dan kecemasan yang luar biasa, begitu juga tidak sedikit rakyat kita yang menderita kelaparan, padahal negeri ini terkenal dengan kesuburannya. Ini sebagaimana digambarkan oleh Allah Subhaanahu wa Ta’aala dalam Al-Qur’an:

وَضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلًۭا قَرْيَةًۭ كَانَتْ ءَامِنَةًۭ مُّطْمَئِنَّةًۭ يَأْتِيهَا رِزْقُهَا رَغَدًۭا مِّن كُلِّ مَكَانٍۢ فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ ٱللَّهِ فَأَذَٰقَهَا ٱللَّهُ لِبَاسَ ٱلْجُوعِ وَٱلْخَوْفِ بِمَا كَانُوا۟ يَصْنَعُونَ

“Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk) nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.” (An-Nahl: 112)

ungguh benar firman Allah Ta’aala tersebut. Negeri ini yang begitu terkenal karena kesuburan tanahnya, serta melimpah ruahnya rejeki dari berbagai hasil bumi mendadak seperti berputar arah 180 derajat. Negeri ini berubah menjadi negeri yang gersang ketika kemarau datang, dan selalu dilanda kekeringan yang panjang, sehingga menyebabkan gagal panen hasil bumi. Bahkan datang juga hama yang merusak tanaman para petani, yang datang tak terduga. Hujan yang mestinya menjadi rahmat karena teralirinya tanaman dengan air hujan, justru menjadi bencana yang menyebabkan banjir dimana-mana, bahkan merusak tanaman para petani, sehingga mereka mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Negeri yang aman ini berubah menjadi negeri yang tidak bersahabat, keresahan dimasyarakat semakin merebak. Sedikit saja ada permasalahan, maka bisa menjadi kemarahan massa yang dapat menimbulkan gejolak di masyarakat. Negeri yang penduduknya terkenal begitu santun seolah-olah berubah menjadi orang asing yang satu sama lain acuh tak acuh, karena egoisme dan kerakusan telah merasukinya. Apa gerangan yang terjadi dengan negeri ini?

Ternyata jawabannya sebagaimana ayat tersebut di atas, yaitu karena tidak mensyukuri nikmat-Nya, tidak menggunakan berbagai macam kenikmatan yang Allah berikan untuk beribadah dan taat pada-Nya. Malah mereka membuat kemunkaran, kemaksiatan dan melampaui batas dalam ke kehidupan, mereka menjadi orang-orang yang lupa dirinya dan melupakan Allah Ta’aala. Sehingga segala kenikmatan yang dilimpahkan kepada kepada negeri ini seolah-olah berubah menjadi malapetaka yang menakutkan dan menghantui.

ungguh kita mesti berbenah dan memperbaiki diri kita, karena Allah Subhaanahu wa Ta’ala mengingatkan kepada kita dalam firman-Nya:

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ ٱلْقُرَىٰٓ ءَامَنُوا۟ وَٱتَّقَوْا۟ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَٰتٍۢ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا۟ فَأَخَذْنَٰهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ

Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Al-‘Araaf: 96)

Bagaimana mungkin Allah akan menyiksa hamba-Nya yang selalu mentaati dan bersyukur kepada-Nya? Begitulah Allah menjelaskan kepada kita bahwa tidak semata-mata Allah timpakan siksa pada suatu penduduk negeri, melainkan karena kedustaan mereka akan ayat-ayat Allah dan kemaksiatan yang selalu mereka kerjakan secara terus menerus, sehingga mengundang murka Allah Ta’aala, maka Allah timpakan kepada mereka kehinaan, bagi siapapun yang mendustakan ayat-ayat-Nya dan kufur kepada-Nya. Na’uudzubillahi min Dzaalik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Aconsultant System Ritel Sumatera Barat

Software & Program Kasir, Minimarket, Gudang, Apotek, Rumah Makan, Hotel, Rumah Sakit, Laundry, dan lain-lain ( Padang - Bukittinggi - Pariaman - Solok - Pasaman - Sawahlunto - Pesisir )

Bang Ori Gagah

Kepada Dzat Maha Gagah, Ku Berserah dan Pasrah

Marketing Tulen

LOOKING FROM A DIFFERENT PERSPECTIVE

Pelataran Villa Jumi-E

Jaga hatimu di Kota Padang

%d blogger menyukai ini: